Alasan Kenapa Sniper tak diterapkan secara massal pada militer

Alasan Kenapa Sniper tak diterapkan secara massal pada militer

Mungkin Beberapa dari anda berfikir mengapa tidak semua anggota militer dibekali sniper, walaupun sniper mempunyai akurasi dan jangkauan tembak yang lebih bagus .

Perlu anda ketahui, dalam pertempuran, baik di medan perkotaan ataupun hutan serta gurun. Tak senantiasa diperlukan senjata dengan power dan jangkauan sedemikian jauh. Pada umumnya pertempuran cuma terjadi pada jarak 5 hingga 100 meter untuk medan perkotaan dan kira- kira 100–300 meter di medan terbuka. Jadi pemakaian sniper kurang efektif.

Mengapa tidak mengaplikasikan senjata sniper? Perlu anda ketahui senjata sniper itu berat, dapat mencapai 7–8 kilogram cuma untuk senapan belum termasuk optik dan aksesoris lain, kapasitas magasen lebih sedikit, kebanyakan tak mempunyai mode otomatis.

Untuk apa membawa muatan lebih berat, kalau dapat diakomodir oleh perlengkapan yang lebih ringan? Menambah muatan turunan cuma membuat prajurit berjalan lebih lambat, dan menurunkan kelincahan dalam pertempuran. Itulah mengapa senapan sniper tak diterapkan pada semua prajurit.

Hal-hal yang demikian telah dilaksanakan belum dalam skala yang terlalu besar oleh TNI, lebih-lebih TNI-AD, lebih khusus lagi merupakan Kostrad pada sebagian kesatuan Brigif Pararaider.

Selain itu penembak jitu memerlukan ketrampilan dalam membidik, jadi tidak semua anggota militer dibekali sniper.

Nah, kini kita bayangkan bagaimana jadinya kalau sekelompok 5 tentara yang belum berlatih menjadi penembak cermat mengaplikasikan M21 sniper rifle untuk membidik sasaran sejauh satu setengah kilo meter.

Apa hasilnya?

Hampir kebanyakan peluru menembak tepat di sekita sasaran, hingga menyia-yiakan 50 peluru sniper tanpa satupun tepat sasaran.

Dikarenakan hal-hal di atas sniper tidak dibekalkan kepada semua anggota militer, melainkan hanya sebagian atau dikhususkan saja. Dengan demikian menjadikan anggota militer menjadi beragam, sesuai dengan keahlian dan tugasnya masing-masin. Anggota militer akan berangkat bertugas sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Demikian sedikit artikel mengenai alasan mengapa sniper tidak diterapkan secara masal pada seluruh anggota militer.

kunjungi juga : https://www.gejlukpasopati.com/

Semoga artikel diatas bermanfaat, terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *